Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cara bikin Kesimpulan




Baik itu sebuah esai, laporan proyek atau hasil percobaan itu sangat penting untuk mengakhiri dengan baik. Oleh karena itu menulis sebuah kesimpulan untuk salah satu dari mereka adalah sangat penting karena merangkum seluruh proses. Sebuah kesimpulan harus dapat meringkas apa yang berisi laporan Anda dan apa yang Anda pelajari dari seluruh latihan.


Berikut adalah cara untuk menulis kesimpulan

* Perlu diingat bahwa kesimpulan tidak harus panjang. Itu harus pendek dan renyah bagi pembaca untuk mendapatkan intisari tentang pekerjaan Anda.
* Menulis tentang apa yang Anda ditugaskan untuk melakukan atau menyebutkan hipotesis. How to Write A Conclusion
* Tulis langkah-langkah yang diikuti untuk mengumpulkan data
* Sebutkan jenis proses apa yang digunakan untuk mengumpulkan data
* Menyebutkan bagaimana Anda dihitung poin Anda atau bagaimana Anda dibandingkan mereka
* Tuliskan persamaan dan perbedaan antara titik-titik ini.
* Catatan jika ada sesuatu yang penting Anda perhatikan atau sesuatu yang penting yang Anda ingin membawa ke atas. Sorot titik.
* Akhirnya menyebutkan apa yang Anda menyimpulkan.

Menulis sebuah kesimpulan tidak sulit sekali Anda tahu apa yang dibutuhkan untuk latihan ini lakukan adalah. Masalah Anda akan membantu Anda mengungkapkan solusi yang baik. Selalu menjaga masalah atau tujuan laporan atau latihan dalam fokus sementara menulis kesimpulan.

Anda dapat memulai dengan menyebutkan hipotesis atau tugas. Selanjutnya menyebutkan data Anda. Menyebutkan jenis penelitian kuantitatif gaya Anda mengikuti atau kualitatif. Menyebutkan hal-hal yang Anda pelajari. Apakah menulis tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penelitian untuk menjaga kesimpulan Anda sangat mudah.

Sekarang lagi mengapa anda menyimpulkan seperti yang Anda telah menyimpulkan. Berikan review yang menyeluruh bagaimana Anda mempelajari fakta-fakta dan angka-angka. DO tidak lupa untuk menyebut data tambahan yang digunakan untuk mendukung tugas Anda. Jangan menyebutkan sumber-sumber penelitian sekunder Anda untuk referensi.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Opini Raharja


Alasan saya memilih Perguruan Tinggi Raharja/STMIK Raharja/AMIK Raharja karena saya ingin lebih memperdalam dunia IT. dan saya yakin raharja adalah kampus yang tepat bagi saya
untuk dapat mengembangkan minat dan bakat saya pada dunia informatika. Jadi sangat tepat bagi saya kuliah di raharja selain tempatnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saya, Lagi pula raharja merupakan kampus unggulan di kota tangerang. Selain itu raharja juga di kenal sebagai green campus hal ini terbukti di kampus ini warna hijau sangat mendominasi. Sekarang jika sedang di luar kampus saya bangga menjadi pribadi raharja yang bisa bersaing dengan kampus-kampus besar lainnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Melatih Berfikir Kreatif


Kreatif” hanyalah sebuah kata pendek dan sederhana. Namun, berkat pemikiran kreatif, kesuksesan besar, semisal kemajuan teknologi, industri, dan bidang lain, terjadi.

Tidak berlebihan bila dikatakan, berpikir kreatif merupakan kunci keberhasilan.
Lalu, bagaimana cara untuk bisa berpikir kreatif?

Berikut ini cara yang bisa dicoba:

- Berpikir, semua bisa dilakukan

Yakinlah, sesuatu yang akan kita kerjakan mampu kita selesaikan. Artinya, harus optimis. Buang ungkapan bernada pesimis. Misal, ”Saya mungkin bisa mengerjakan”. Ganti dengan ungkapan penuh optimisme. Contoh, ”Saya pasti bisa mengerjakannya”, ”Bagi saya tidak ada kata menyerah!”.

Pernyataan optimis melatih kita berani masuk ke persoalan. Pola pikir pun berkembang, karena dipaksa memeras otak untuk mewujudkan tekad itu.

- Hilangkan cara berpikir konservatif

Pola berpikir konservatif ditandai dengan kekhawatiran untuk menerima perubahan, meski perubahan itu menguntungkan. Karena ingin mempertahankan gaya konservatif, perubahan ditanggapi secara dingin, bahkan dipersepsikan sebagai ancaman. Karena merasa nyaman atau diuntungkan dengan cara konservatif, ketika dituntut untuk mengubah pola pikir, kita takut akan mengalami kerugian.

Hendaknya disadari, cara berpikir konservatif memasung pemikiran kreatif karena pikiran dibekukan oleh sesuatu yang statis. Padahal dalam berpikir kreatif unsur statis semestinya dihilangkan. Mulailah berpikir dinamis, dengan terus mengolah pemikiran untuk menemukan pola pikir efektif.

Ada tiga cara mengurangi atau menghilangkan pola berpikir konservatif.

Pertama, terbuka terhadap masukan. Masukan adalah bahan mentah sangat berharga. Lalu, kita mengolahnya menjadi “barang jadi” lewat pemikiran kreatif. Jadi, jangan takut dengan ide, usulan, bahkan kritik. Karena semua itu merangsang kita berpikir kreatif.

Kedua, mencoba pekerjaan atau hal di luar bidang kita. Untuk ”memperkaya” diri, pola pikir juga perlu menghadapi sesuatu yang berbeda dari biasanya.

Ketiga, harus proaktif. Kita dituntut ”menjemput bola” dalam menghadapi sesuatu, dan bukan ”menunggu bola”. Bertindak proaktif berarti membuat diri bebas memilih tindakan, tentu berdasarkan perhitungan matang. Ini bisa terjadi kalau kita mempunyai kreativitas berpikir.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Profil SMZ


Nama Lengkap : Seftiyan madza zaman
Panggilan : Mada
TTL : 19 September 1991
Alamat : Kroncong permai Ep 19 No 18
Jatiuwung Tangerang Indonesia
E-mail : madazaman@yahoo.com
Phone : 085717672563
(021)91819991
(021)5904376
website : www.zhaman.co.cc


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Seputar permasalahan pada bios

Lima hal penting yang perlu diketahui seputar BIOS. Kemungkinan sebagian besar dari Anda tidak akan mengalami hal ini. Hanya saja untuk berjaga-jaga, sekiranya di antara hal berikut ini terjadi dengan PC, Anda telah mengetahui apa yang terjadi dan apa yang harus dilakukan.

01. Clear CMOS Saat Instalasi Motherboard Baru.

Pertanyaan: Perlukah melakukan clear CMOS, sebelum menginstalasi motherboard baru?

Jawab: Walaupun dalam banyak kasus, hal ini sama sekali tidak perlu dilakukan. Namun, hal ini sangat direkomendasikan untuk dilakukan sebelum menginstalasi komponen pada sebuah motherboard baru. Untuk menjaga kompatibilitas komponen hardware yang akan diinstal dengan motherboard. Sebab ada kemungkinan, komponen hardware yang digunakan pada masa pengujian QA (Quality Assurance), menggunakan komponen yang berbeda.

Masalah inkompatibilitas dapat saja terjadi, terutama pada setting CPU dan beberapa komponen pendukung lainnya.

02. Proses Tidak Sempurna pada Saat Update BIOS.

Pertanyaan: Apa yang harus dilakukan, sekiranya saat dilakukan update BIOS tiba-tiba sistem crash ataupun listrik padam?

Jawab: Inilah yang paling ditakutkan selama proses melakukan update BIOS. Musibah memang bisa terjadi di mana dan kapan saja. Yang harus dilakukan jika hal ini terjadi adalah sebagai berikut.

Lakukan secepatnya clear CMOS. Sekiranya sistem hang, sebelum mematikan ataupun melakukan reset, pindahkan jumper ke posisi clear CMOS. Tindakan ini semacam proses undo pada beberapa aplikasi. Dengan harapan, EEPROM pada BIOS akan kembali ke BIOS semula.

Kecuali motherboard Anda dilengkapi dengan BIOS back-up. Anda dapat dengan mudah melakukan restore BIOS utama. Mengandalkan BIOS backup yang tersedia pada motherboard Anda.

03. PC Gagal Melakukan Proses Booting.

Pertanyaan: Sesekali sistem mengalami gagal boot, setelah sistem dimatikan secara keseluruhan (cabut kabel AC, switch off pada PSU). Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya?

Jawab: Sebaiknya, jika PC direncanakan tidak akan digunakan dalam waktu lama, maka catuan power AC ke PC dicabut. Atau minimal switch PSU di dalam posisi off. Namun setelah itu, PC mengalami gagal boot.

Ini terjadi karena belum meratanya catuan daya ke seluruh komponen PC. Termasuk BIOS. Ini yang menyebabkan proses boot gagal dilakukan dengan sempurna. Gejalanya adalah, PC menyala, namun tidak melanjutkan proses boot, bahkan tanpa terdengar bunyi POST code.

Yang perlu dilakukan sederhana. Beri interval waktu, setelah melakukan sambungan ulang power AC (kurang lebih 30 detik). Ini untuk memastikan PSU sudah beroperasi dengan optimal.

Memastikan tegangan listrik juga dapat membantu menyelesaikan masalah ini. Demikian juga dengan pemilihan PSU yang lebih berkualitas pada PC Anda.

04. Perlukah Update BIOS?
Pertanyaan: Pada situs resmi produsen motherboard yang digunakan, tersedia update BIOS. Perlukah melakukan update dengan BIOS versi terbaru?

Jawab: Alasan yang paling tepat untuk munculnya kebutuhan update BIOS adalah saat menambahkan kompatibilitas untuk sebuah komponen yang terpasang. Seperti harddisk ukuran 200 GB, CPU terbaru yang sering membutuhkan update BIOS untuk dapat berjalan dengan sempurna.

Juga tidak disarankan, untuk melakukan update BIOS dengan alasan memperbaiki salah satu software bug dari BIOS. Hal ini sangat jarang terjadi. Kecuali dinyatakan secara khusus.

Atau, dalam versi BIOS yang digunakan, terdapat banyak bug yang mengganggu. Update BIOS dengan alasan selain itu, memang tidak ada salahnya. Namun kemungkinan besar, itu hanya akan membuang waktu saja.

05. Setting BIOS Tidak Tersimpan pada CMOS.
Pertanyaan: Mengapa CMOS tidak menyimpan setting BIOS?

Jawab: Ada dua kemungkinan. Perhatikan POST yang diberikan saat booting. Jika pesan yang diberikan semacam ini “CMOS checksum invalid” atau “Invalid configuration, run Setup”, penjelasannya sangatlah sederhana. CMOS tidak dapat menyimpan setting BIOS, dikarenakan kurangnya daya dari baterai CMOS. Jadi, yang perlu dilakukan, hanyalah mengganti baterai CMOS dengan yang baru. Kebanyakan bertipe CR2032. Dan baterai ini relatif mudah didapatkan, tidak hanya tersedia pada toko komputer.

Semoga Bermanfaat.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS